<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439</id><updated>2011-04-22T02:33:22.490+07:00</updated><category term='Ber-Angin'/><category term='Manajemen Risiko'/><category term='Tips dan Info'/><category term='Lainnya'/><category term='My Picture'/><category term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>Me My Self</title><subtitle type='html'>:: Fortis Imaginatio Generat Casum ::</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-3816694060376742566</id><published>2008-02-28T23:05:00.003+07:00</published><updated>2008-02-28T23:25:20.183+07:00</updated><title type='text'>Pindah,..pindah,..pindah,...</title><content type='html'>Udah lama keinginan untuk pindah rumah terlintas dalam pikiran, tapi belum dapat diwujudkan. Akhirnya dengan daya seadanya dan polesan sekenanya &lt;a href="http://avartara.wordpress.com/" target="new"&gt; rumah baru saya&lt;/a&gt; sudah dapat ditempati.&lt;br /&gt;Terlalu banyak kenangan di rumah ini, sehingga pindah pun dengan berat hati, tapi demi aktualisasi diri, saya pun beranjak pergi.........&lt;br /&gt;Untuk sementara rumah ini tidak saya tempati lagi, mohon dimengerti.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-3816694060376742566?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/3816694060376742566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=3816694060376742566&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/3816694060376742566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/3816694060376742566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/02/pindahpindahpindah.html' title='Pindah,..pindah,..pindah,...'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-8537556244647193141</id><published>2008-02-26T09:16:00.004+07:00</published><updated>2008-02-26T09:24:08.383+07:00</updated><title type='text'>Koridor Gempa dan Tsunami</title><content type='html'>&lt;div align = "justify"&gt;&lt;span&gt;Pagi ini, tidak biasanya saya sengaja nongkrong dulu di warung kopi belakang kantor. Maklum, guncangan &lt;a href="http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Quakes/quakes_big.php"&gt;gempa tadi malam&lt;/a&gt; masih terasa walau itu hanya perasaan saya saja. Dan seperti yang saya duga sebelumnya topik pagi ini di warung kopinya Pak Ai, tak lepas dari pembicaraan gempa yang telah mengguncang Kota Padang tadi malam. Banyak rekan sekantor saya beralih fungsi pagi ini, yang biasanya sebagai analis kredit berubah menjadi analis gempa, yang biasanya satpam juga ikutan jadi analis gempa, bahkan seorang teller-pun ikutan menganalisis gempa dan hebatnya analisis yang mereka berikan lengkap dengan data-data historis dan pendapat berbagai pakar gempa dalam dan luar negeri.&lt;br /&gt;Tapi yang menjadi perhatian saya adalah apa yang disampaikan Pak Ai si empunya warung. Beliau dengan analisis sederhananya menyatakan bahwa &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GEMPA&lt;/span&gt; adalah singkatan dari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gimana Engkau Menurut Pandangan Agama&lt;/span&gt;, kontan seisi warung bertanya-tanya apakah maksud dari kata tersebut. Dengan tenangnya Pak Ai menjawab bahwa gempa yang mengguncang dan seluruh musibah yang melanda adalah alat Sang Pencipta untuk mengingatkan umat-Nya yang mulai terlupa akan tujuan hidupnya dimuka bumi ini. Meluruskan jalan bagi umat-Nya yang mulai keluar dari koridor-koridor yang telah ditetapkan Allah dalam Al-qur'an dan Sunnah Nabi. &lt;br /&gt;Kemudian Pak Ai dengan entengnya melanjutkan pembicaraan, kalau &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TSUNAMI&lt;/span&gt; juga memiliki arti yaitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tuhan Suruh Umat Nabi Muhammad untuk Insyaf&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nah lho klu yang ini apa maksudnya Pak Ai&lt;/span&gt;, Pak Ai pun dengan bijaknya menjawab bahwa kita sebagai umat Nabi Muhammad telah banyak yang telah menyimpang dari titahnya, tidak mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan oleh sang Khalik, apa kita tidak pernah mempelajari kisah umat-umat terdahulu, Umat Nabi Nuh yang ditenggelamkan, umat Nabi Luth, Umat Nabi Musa, dan lainnya. Jadi wajar kalau Sang Maha Kuasa Pemilik Langit dan Bumi serta seluruh jagad raya ini mulai “kesal” dengan tingkah laku manusia-manusia yang tidak berterimaksih akan segala nikmatnya. Pak Ai kemudian menambahkan, jika seandainya Sang Khalik meminta pajak kepada kita atas udara yang kita hirup, atas sinar matahari yang menerangi bumi, atas air, atas tumbuh-tumbuhan, mo dibayar pake apa?&lt;br /&gt;Kontan semua analisis dadakan rekan kerja saya terpatahkan, dan kami mengamini bersama. Suatu pelajaran berharga dari seorang pemilik warung kopi yang melihat bencana ini dengan kesederhanaannya. &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-8537556244647193141?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/8537556244647193141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=8537556244647193141&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8537556244647193141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8537556244647193141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/02/pagi-ini-tidak-biasanya-saya-sengaja.html' title='Koridor Gempa dan Tsunami'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-7327954457588207938</id><published>2008-02-22T13:20:00.000+07:00</published><updated>2008-02-22T13:23:02.230+07:00</updated><title type='text'>Tetap Fokus pada Tujuan dan Tetap Semangat</title><content type='html'>Sudah hampir seminggu saya ga posting di blog kesayangan ini (Narsis). Bukan karena sibuk ataupun lagi tugas luar kota,...tapi virus malas mulai bersarang diotak sehingga otak-pun kehilangan ide dan rada berkarat (emang otak terbuat dari besi kali), untunglah teman-teman sesama Blogger masih rela berkunjung sekedar mengingatkan saya dan memang virus itu harus diberantas sampai tuntas tas tas,...&lt;br /&gt;Postingan kali ini adalah suatu pelajaran yang sangat berharga yang saya dapatkan dari acara Kick Andy di stasiun Metro TV tadi malam (21 februari 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah seorang motivator bernama Andrie Wongso - yang begitu yakin bahwa sukses itu adalah haknya, dan setiap orang (termasuk saya, anda) berhak untuk sukses - yang menjadi bintang tamu malam itu. Pria berbadan tegap dengan mata yang menyala-nyala ini (saya kebanyakan nonton kartun, jadi gini neh bahasanya) bercerita segelintir perjalanan hidupnya yang dinilai pahit dan dari penglaman pahit itulah dia mampu meraih semua impian sehingga dapat menikmati keindahan dan nilai terbaik dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pengalaman hidup masing-masing orang berbeda-beda. Ada yang penuh onak dan duri (kaya lagunya Roma Irama) dan ada yang mulus dan lancar. Tapi apa yang coba diberikan oleh tayangan ini adalah bagaimana cara kita menyikapinya. Pengalaman hidup yang buruk tidak jarang membawa pengaruh terhadap jiwa dan kepribadian bahkan ada yang terjerumus dan tak mampu bangkit. Tapi bagi yang mampu mengambil hikmah dari perjalanan hidup yang dijalani dan menikmatinya sebagai suatu proses pembelajaran diri, maka dia mampu untuk meraih impian dan menikmati keindahan hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu perjalanan hikmah untuk saya agar selalu men-syukuri segala nikmat yang telah diberikan-Nya kepada saya, apapun itu yang telah digariskan-Nya adalah suatu nikmat yang tak ternilai harganya. Tak perlu keluh kesah dan jangan mudah menyerah atas keadaan yang sedang menimpa, seburuk apapun itu, percayalah segala sesuatunya telah direncanakan sang Khalik bagi umat-Nya. Tetap fokus pada tujuan dan tetap semangat......  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-7327954457588207938?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/7327954457588207938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=7327954457588207938&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/7327954457588207938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/7327954457588207938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/02/tetap-fokus-pada-tujuan-dan-tetap_22.html' title='Tetap Fokus pada Tujuan dan Tetap Semangat'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-8799001356945941189</id><published>2008-02-14T06:02:00.006+07:00</published><updated>2008-02-22T13:42:13.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Info'/><title type='text'>Suatu Rantai Persahabatan</title><content type='html'>Pagi ini saya dapat kiriman dari &lt;a href="http://travellous.blogspot.com/" target="new"&gt; andi-travellous &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tuk terusin rantai tag ini,..(thx bro,...), sbuah rantai persahabatan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R7N4fwCC6fI/AAAAAAAAAMk/jVroRV0__Sg/s1600-h/friendship.gif"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R7N4fwCC6fI/AAAAAAAAAMk/jVroRV0__Sg/s320/friendship.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166605684388850162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VvE9zx0Parw/R7IMT6DWpVI/AAAAAAAAALk/a_FQL7-nhd4/s1600-h/friendship.gif"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_VvE9zx0Parw/R7IMT6DWpVI/AAAAAAAAALk/a_FQL7-nhd4/s1600-h/friendship.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;Anger is only one letter short of danger If someone betrays you once, it is his fault;If he betrays you twice, it is your fault.Great minds discuss ideas;Average minds discuss events;Small minds discuss people.He, who loses money, loses much;He, who loses a friend, loses much more;He, who loses faith, loses all.Beautiful young people are accidents of nature,But beautiful old people are works of art.Learn from the mistakes of othersYou can’t live long enough to make them all yourself.Friends, you and me…You brought another friend…And then there were 3…We started our group…Our circle of friends…And like that circle…There is no beginning or end…Yesterday is history.Tomorrow is mystery.Today is a gift.So now, let’s see how many circle’s of friends we can make by simply adding your link on this Friendship Meme!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://catsycarpediem.blogspot.com/"&gt;Catsy Carpe Diem&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://catsydownloads.blogspot.com/"&gt;Catsy Download&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://jheine.i.ph/"&gt;Out of the Blue&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://www.simplycatsy.info/"&gt;A Day to Savor and Relish&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://1puzzlepiece.blogspot.com/"&gt;A Piece of Idea&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://writeshy.blogspot.com/"&gt;Write Shy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;a href="http://stupidwise.blogspot.com/"&gt;Stupid Wise&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://onlinememorylane.blogspot.com/"&gt;onlinememorylane&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;a href="http://www.jk-nocargo.blogspot.com/"&gt;See Me For What You Will&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://bisayako07.blogspot.com/"&gt;Michelle’s Small World&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;11. &lt;a href="http://macheriefrancine.com/"&gt;Chez Francine&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;a href="http://altrahanna.blogspot.com/"&gt;Cronaca&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;13. &lt;a href="http://mon-bric-a-brac.com/"&gt;Le bric à brac de Cherie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;14. &lt;a href="http://grottynosh.wordpress.com/"&gt;Life&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;15. &lt;a href="http://www.philohanna.blogspot.com/"&gt;Hanna&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;16. &lt;a href="http://angrianiworld.blogspot.com/"&gt;AngrianiWorld&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;17. &lt;a href="http://syabilsania.blogspot.com/"&gt;Farah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;18. &lt;a href="http://panasians.blogspot.com/"&gt;Anoushka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;19. &lt;a href="http://bersama-masa.blogspot.com/"&gt;Noushy Syah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;20. &lt;a href="http://redeagle21.blogspot.com/"&gt;Eagle&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;21. &lt;a href="http://tentangbisnisku.blogspot.com/"&gt;Dasir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;22. &lt;a href="http://www.uang.persusi.org/"&gt;Shirei&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;23. &lt;a href="http://eucalyptusstories.blogspot.com/"&gt;Eucalyptus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;24. Puan&lt;br /&gt;25. Princess Aurelia &amp;amp; Ibu&lt;br /&gt;26. &lt;a href="http://travellous.blogspot.com/"&gt;Andrei-Travellous&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;27. &lt;a href="http://volatilitas.blogspot.com/" target="new"&gt; avartara &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Dengan berbagai analisa dan pertimbangan yang mendalam akhirnya diambil-lah keputusan tuk teruskan tag ini kepada:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://astridsavitri.blogspot.com/" target="new"&gt; Astrid &lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://titoreds.wordpress.com/" target="new"&gt; Hermanov &lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://kotakpandora.blogspot.com/" target="new"&gt; Ree-ya &lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, dan dapat diterima dengan baik, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih (kaya ngirim surat aja ya,..hehehehe,..kebiasaan)&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-8799001356945941189?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/8799001356945941189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=8799001356945941189&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8799001356945941189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8799001356945941189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/02/suatu-rantai-persahabatan.html' title='Suatu Rantai Persahabatan'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R7N4fwCC6fI/AAAAAAAAAMk/jVroRV0__Sg/s72-c/friendship.gif' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-4933382706225692025</id><published>2008-02-11T07:59:00.000+07:00</published><updated>2008-02-11T08:57:15.833+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>Tuhan Sembilan Senti</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;Judul diatas adalah salah satu puisi pujangga ternama Indonesia, Taufik Ismail. Puisi yang berjudul “Tuhan Sembilan Senti” nyasar ke e-mail saya pagi ini. Pengirimnya sohib lama semasa nguli dahulu kala (1999 Masehi-2004 Masehi).&lt;br /&gt;Jreng.... Baris pertama puisi langsung saya baca “Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok” kemudian baris berikutnya “tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok”. Saya berhenti sejenak sambil matikan rokok yang lagi dihisap dalam-dalam &lt;i&gt;(maklum ngerasa tersindir&lt;/i&gt;). Kemudian lanjut lagi, jret jret ops,..berhenti lagi pada baris “di kantor pegawai merokok” (&lt;i&gt;emang&lt;/i&gt;) trus baca lagi lagi lagi lagi, n berhenti di baris “bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok” (&lt;i&gt;apa istri saya juga ngerasa kaya gitu ya&lt;/i&gt;) Astaghfirullah....Saya merasa “kerdil” saat baca puisi yang satu ini.&lt;br /&gt;Menurut data yang sempat saya kumpulkan, bahwa ternyata untuk Provinsi Sumatera Barat saja Rokok (yang dibagi lagi menjadi 2, rokok kretek filter dan rokok kretek) merupakan komiditi penyumbang inflasi terbesar di Sumatera Barat, dan termasuk 5 besar penyumbang inflasi terbesar. Kalau ditotal atas nama Rokok, maka rokoklah penyumbang terbesar pertama inflasi di Sumatera Barat (Rokok Kretek Filter dengan share 0,19% dan rokok kretek 0,08%).&lt;br /&gt;Setelah beberapa menit akhirnya puisi itu selesai saya baca. Terdiam sejenak dan memandang rekan sejawat yang ada diruangan kantor saya. Ada 3 (tiga) orang yang lagi ngerokok. Sambil tertawa ringan saya posting tulisan ini.&lt;br /&gt;Berikut Puisi “Tuhan Sembilan Senti” selengkapnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sawah petani merokok,&lt;br /&gt;di pabrik pekerja merokok,&lt;br /&gt;di kantor pegawai merokok,&lt;br /&gt;di kabinet menteri merokok,&lt;br /&gt;di reses parlemen anggota DPR merokok,&lt;br /&gt;di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,&lt;br /&gt;hansip-bintara-&lt;br /&gt;perwira nongkrong merokok,&lt;br /&gt;di perkebunan pemetik buah kopi merokok,&lt;br /&gt;di perahu nelayan penjaring ikan merokok,&lt;br /&gt;di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,&lt;br /&gt;di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im&lt;br /&gt;sangat ramah bagi perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,&lt;br /&gt;di ruang kepala sekolah ada guru merokok,&lt;br /&gt;di kampus mahasiswa merokok,&lt;br /&gt;di ruang kuliah dosen merokok,&lt;br /&gt;di rapat POMG orang tua murid merokok,&lt;br /&gt;di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya&lt;br /&gt;apakah ada buku tuntunan cara merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di angkot Kijang penumpang merokok,&lt;br /&gt;di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk&lt;br /&gt;orang bertanding merokok,&lt;br /&gt;di loket penjualan karcis orang merokok,&lt;br /&gt;di kereta api penuh sesak orang festival merokok,&lt;br /&gt;di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,&lt;br /&gt;di andong Yogya kusirnya merokok,&lt;br /&gt;sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri kita ini sungguh nirwana&lt;br /&gt;kayangan para dewa-dewa bagi perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat cobaan sangat berat&lt;br /&gt;bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,&lt;br /&gt;diam-diam menguasai kita,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pasar orang merokok,&lt;br /&gt;di warung Tegal pengunjung merokok,&lt;br /&gt;di restoran di toko buku orang merokok,&lt;br /&gt;di kafe di diskotik para pengunjung merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercakap-cakap kita jarak setengah meter&lt;br /&gt;tak tertahankan asap rokok,&lt;br /&gt;bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun&lt;br /&gt;menderita di kamar tidur&lt;br /&gt;ketika melayani para suami yang bau mulut&lt;br /&gt;dan hidungnya mirip asbak rokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul&lt;br /&gt;saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,&lt;br /&gt;tapi kita tidak ketularan penyakitnya.&lt;br /&gt;Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya&lt;br /&gt;mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,&lt;br /&gt;kita ketularan penyakitnya.&lt;br /&gt;Nikotin lebih jahat penularannya&lt;br /&gt;ketimbang HIV-AIDS,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,&lt;br /&gt;dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,&lt;br /&gt;Bisa ketularan kena,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,&lt;br /&gt;di apotik yang antri obat merokok,&lt;br /&gt;di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,&lt;br /&gt;di ruang tunggu dokter pasien merokok,&lt;br /&gt;dan ada juga dokter-dokter merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istirahat main tenis orang merokok,&lt;br /&gt;di pinggir lapangan voli orang merokok,&lt;br /&gt;menyandang raket badminton orang merokok,&lt;br /&gt;pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,&lt;br /&gt;panitia pertandingan balap mobil,&lt;br /&gt;pertandingan bulutangkis,&lt;br /&gt;turnamen sepakbola&lt;br /&gt;mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kamar kecil 12 meter kubik,&lt;br /&gt;sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,&lt;br /&gt;di dalam lift gedung 15 tingkat&lt;br /&gt;dengan tak acuh orang goblok merokok,&lt;br /&gt;di ruang sidang ber-AC penuh,&lt;br /&gt;dengan cueknya,&lt;br /&gt;pakai dasi,&lt;br /&gt;orang-orang goblok merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im&lt;br /&gt;sangat ramah bagi orang perokok,&lt;br /&gt;tapi tempat siksa kubur hidup-hidup&lt;br /&gt;bagi orang yang tak merokok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,&lt;br /&gt;diam-diam menguasai kita,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,&lt;br /&gt;duduk sejumlah ulama terhormat merujuk&lt;br /&gt;kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.&lt;br /&gt;Mereka ulama ahli hisap.&lt;br /&gt;Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.&lt;br /&gt;Bukan ahli hisab ilmu falak,&lt;br /&gt;tapi ahli hisap rokok.&lt;br /&gt;Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka&lt;br /&gt;terselip berhala-berhala kecil,&lt;br /&gt;sembilan senti panjangnya,&lt;br /&gt;putih warnanya,&lt;br /&gt;ke mana-mana dibawa dengan setia,&lt;br /&gt;satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,&lt;br /&gt;tampak kebanyakan mereka&lt;br /&gt;memegang rokok dengan tangan kanan,&lt;br /&gt;cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.&lt;br /&gt;Inikah gerangan pertanda&lt;br /&gt;yang terbanyak kelompok ashabul yamiin&lt;br /&gt;dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.&lt;br /&gt;Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.&lt;br /&gt;Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.&lt;br /&gt;Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.&lt;br /&gt;Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.&lt;br /&gt;Kalau tak tahan,&lt;br /&gt;Di luar itu sajalah merokok.&lt;br /&gt;Laa taqtuluu anfusakum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Min fadhlik, ya ustadz.&lt;br /&gt;25 penyakit ada dalam khamr.&lt;br /&gt;Khamr diharamkan.&lt;br /&gt;15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).&lt;br /&gt;Daging khinzir diharamkan.&lt;br /&gt;4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.&lt;br /&gt;Patutnya rokok diapakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.&lt;br /&gt;Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.&lt;br /&gt;Mohon ini direnungkan tenang-tenang,&lt;br /&gt;karena pada zaman Rasulullah dahulu,&lt;br /&gt;sudah ada alkohol,&lt;br /&gt;sudah ada babi,&lt;br /&gt;tapi belum ada rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ini PR untuk para ulama.&lt;br /&gt;Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,&lt;br /&gt;Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,&lt;br /&gt;jangan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.&lt;br /&gt;Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,&lt;br /&gt;yaitu ujung rokok mereka.&lt;br /&gt;Kini mereka berfikir.&lt;br /&gt;Biarkan mereka berfikir.&lt;br /&gt;Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,&lt;br /&gt;dan ada yang mulai terbatuk-batuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,&lt;br /&gt;sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.&lt;br /&gt;Korban penyakit rokok&lt;br /&gt;lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,&lt;br /&gt;lebih gawat ketimbang bencana banjir,&lt;br /&gt;gempa bumi dan longsor,&lt;br /&gt;cuma setingkat di bawah korban narkoba,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sajak ini dibacakan,&lt;br /&gt;berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,&lt;br /&gt;jutaan jumlahnya,&lt;br /&gt;bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,&lt;br /&gt;dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,&lt;br /&gt;diiklankan dengan indah dan cerdasnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,&lt;br /&gt;tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,&lt;br /&gt;karena orang akan khusyuk dan fana&lt;br /&gt;dalam nikmat lewat upacara menyalakan api&lt;br /&gt;dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbana,&lt;br /&gt;beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufiq Ismail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Fortis Imaginatio&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-4933382706225692025?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/4933382706225692025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=4933382706225692025&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/4933382706225692025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/4933382706225692025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/02/tuhan-sembilan-senti.html' title='Tuhan Sembilan Senti'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-6539887386243495699</id><published>2008-02-04T13:16:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T13:40:44.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>AWAS!!!! MALAR (REFLEKSI MANUSIA ULAR)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R6awXesz64I/AAAAAAAAAMc/VUYZGgNlxtU/s1600-h/09.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R6awXesz64I/AAAAAAAAAMc/VUYZGgNlxtU/s320/09.jpg" border="3" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163007940251347842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ular, binatang licin, melata dan berdarah dingin, merupakan salah satu reptil yang paling sukses berkembang didunia. Bayangkan (&lt;i&gt;sambil memejamkan mata&lt;/i&gt;), binatang yang rata-rata memiliki kecepatan 1,6 km/jam saat merayap ini bisa hidup dimana aja, mulai dari gunung menyusuri lembah, gurun gersang sampai ke lautan, dari hutan belantara nyasar di pemukiman, pokoknya ada dimana-mana deh. Begitulah sang ular, begitu terkenalnya, ular pun masuk kedalam kisah Mahabratha, dimana Krishna kecil sebagai penjelmaan Dewa Wishnu mengalahkan ular berkepala lima yang jahat dan bahkan Rasulullah dalam hadistnya pernah menganjurkan untuk membunuh ular hitam yang masuk/berada didalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa ilustrasi tentang ular tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebanyakan ular adalah musuh bagi manusia. Nah, sekarang yang menjadi pertanyaannya, apa itu manusia ular (malar)? Silumankah? Makhluk jadi-jadiankah kaya cerita sinetron di TV?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya maksudkan dalam potingan kali ini adalah bukan siluman ular, bukan pula Dewi Ular, dan bukan Pawang ular, tapi manusia yang berwatak ular (Malar). Ketika manusia mengadopsi watak sang ular maka berjatuhanlah korban akibat “gigitannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin didalam kehidupan sehari-hari baik itu didalam dunia kerja, dunia politik, dunia pendidikan, dan dunia-dunia lainnya, kita pernah berhadapan dengan manusia yang berwatak ular dimaksud. Ular dalam keadaan licin begitu susah ditangkap. Begitu juga malar, begitu susah dipercaya karena “licin” dan pandai berkelit. Jika saat berbicara, begitu susah ditangkap mana omongannya yang benar, dan mana yang salah. Pada awalnya, argumentasi malar semua masuk akal, tapi setelah dipikir-pikir agak mendalam ternyata tidak ada satupun komitmen yang dapat dipegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga saat malar mencari kawan. Mereka lebih memilih yang dekat dengan kekuasaan, kekuasaan apa saja, dimana saja, dengan cara apapun, sehingga disekitar kekuasaan menjadi ramai. Namun ketika puncak kekuasaan itu menjadi puncak kesepian, malar yang tadinya menyanjung akhirnya menghujat dan meninggalkannya dengan alasan sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sang Malar jika beraksi, begitu licin dan berdarah dingin, so guys Waspadalah,   waspadalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-6539887386243495699?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/6539887386243495699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=6539887386243495699&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/6539887386243495699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/6539887386243495699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/02/awas-malar-refleksi-manusia-ular.html' title='AWAS!!!! MALAR (REFLEKSI MANUSIA ULAR)'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R6awXesz64I/AAAAAAAAAMc/VUYZGgNlxtU/s72-c/09.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-70676519463476642</id><published>2008-01-27T22:19:00.001+07:00</published><updated>2008-01-27T22:42:23.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Risiko'/><title type='text'>Ayo Ke Bank</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5yi3Osz62I/AAAAAAAAAMI/pl1mI3Gwbfc/s1600-h/DSC00843.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5yi3Osz62I/AAAAAAAAAMI/pl1mI3Gwbfc/s200/DSC00843.JPG" border="1" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160178342782298978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5yhu-sz60I/AAAAAAAAAL4/Bx36PqAaUBg/s1600-h/DSC00840.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5yhu-sz60I/AAAAAAAAAL4/Bx36PqAaUBg/s200/DSC00840.JPG" border="1" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160177101536750402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Sekitar 2010-an bankir (&lt;i&gt;klu ga salah, habis ga sempat ngitungnya tadi&lt;/i&gt;) dari 21 Bank yang ada di kota Padang pagi ini berkumpul di Lapangan Imam Bonjol guna memeriahkan hajatan yang bertajuk “ayo Ke Bank”. Suatu tema sentral dalam rangka program edukasi perbankan kepada masyarakat yang di komandoi oleh Bank Indonesia sebagai sang regulatornya bank-bank di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini diadakan serentak diseluruh Nusantara, dan untuk kota Padang sendiri (yang sempat saya hadiri), kegiatan ini cukup diminati masyarakat karena selain dimeriahkan oleh artis ibu kota (artis ibu kota Provinsi Sumatera Barat maksudnya), dalam acara ini juga dibagikan voucher tabungan gratis dengan total 30 juta rupiah (ya iya lah siapa yang ga mau duit,.ya ga).&lt;div align="right"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5yj9usz63I/AAAAAAAAAMQ/2hvUs6gLG3I/s1600-h/DSC00846.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5yj9usz63I/AAAAAAAAAMQ/2hvUs6gLG3I/s200/DSC00846.JPG" border="1" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160179553963076466" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Acara ini sendiri di buka oleh Sekdaprov Sumatera Barat (mewakili Gubernur) dan disaksikan Pemimpin BI Padang, Direksi dan Pemimpin Cabang Bank yang ada di kota padang. Pembukaan acara ditandai dengan pelepasan 2008 buah balon (&lt;i&gt;nah ini pasti infonya, karena yang beli balonnya temen saya,..hehehe&lt;/i&gt;) warna warni keudara (&lt;i&gt;moga balonnya bisa menemukan jalan pulang&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamanya seh saya cuma ikutan aja (&lt;i&gt;ga tahu maksudnya&lt;/i&gt;), tapi karena banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang masuk ke laci kerja saya (&lt;i&gt;nah lho apaan tuh&lt;/i&gt;) saya harus cari tahu informasinya. Dan ternyata sodara-sodara sekalian, “Ayo ke Bank” merupakan tema awal yang diangkat untuk mensukseskan suatu program cetak biru edukasi masyarakat di bidang perbankan. Dan cetak biru itu sendiri telah ditanda tangani secara bersama pada Juni 2007 yang lalu. Sebenarnya visi penandatanganan cetak biru ini adalah untuk mewujudkan masyarakat yang mampu mengelola keuangannya secara bijaksana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk mencapai visi dimaksud, maka ditetapkanlah 4 tujuan yang ingin dicapai, yaitu: satu, membangun minat masyarakat pada perbankan dengan mendorong keingintahuan masyarakat terhadap dunia perbankan (ingin tahu manfaat, jenis, fungsi, dan peran bank). Dua, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produk dan jasa bank serta kesadaran akan hak dan kewajibannya sehingga baik nasabah ataupun calon nasabah dapat memilih produk dan jasa bank sesuai dengan kebutuhannya. Tiga, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai aspek kehati-hatian dalam melakukan transaksi keuangan dan terakhir meningkatkan pengenalan terhadap ketersediaan sarana pengaduan dan mekanisme penyelesaian sengketa untuk menyelesaikan permasalahan dengan bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang Ayo ke Bank, saya tunggu ya,.........kedatangannya.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-70676519463476642?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/70676519463476642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=70676519463476642&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/70676519463476642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/70676519463476642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/ayo-ke-bank.html' title='Ayo Ke Bank'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5yi3Osz62I/AAAAAAAAAMI/pl1mI3Gwbfc/s72-c/DSC00843.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-528119081987678860</id><published>2008-01-27T15:20:00.000+07:00</published><updated>2008-01-27T15:53:39.105+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lainnya'/><title type='text'>Selamat Jalan Pak Harto</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5xAqesz6zI/AAAAAAAAALw/E-IoTzl1QDw/s1600-h/suharto.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5xAqesz6zI/AAAAAAAAALw/E-IoTzl1QDw/s320/suharto.jpg" border="2" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160070371599444786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Innalillahi wa inna ilaihi rajiun,.....&lt;br /&gt;Akhirnya Beliau meninggalkan dunia ini diusia 86 Th, tepat pukul 13.10 WIB di RSPP Jakarta Pusat ......&lt;br /&gt;Semoga arwah beliau diterima di sisi-Nya.&lt;br /&gt;Terlepas dari semua tanggapan masyarakat tentang beliau, tak ada satupun yang membantah bahwa beliau adalah salah seorang Pahlawan Bangsa.....Dan Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan dapat belajar dari sejarah, semoga kejadian ini membuat bangsa kita lebih arif dan semakin dewasa...amin ya rabbal alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-528119081987678860?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/528119081987678860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=528119081987678860&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/528119081987678860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/528119081987678860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/selamat-jalan-pak-harto.html' title='Selamat Jalan Pak Harto'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5xAqesz6zI/AAAAAAAAALw/E-IoTzl1QDw/s72-c/suharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-3578360436611167142</id><published>2008-01-25T16:24:00.000+07:00</published><updated>2008-01-25T16:39:23.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ber-Angin'/><title type='text'>Es Jeruk Madu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5mthesz6yI/AAAAAAAAALo/hTMZFL51wKk/s1600-h/DSC00839.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5mthesz6yI/AAAAAAAAALo/hTMZFL51wKk/s200/DSC00839.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5159345638817917730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjaan Buaaaannyyyaaakkk,...kayanya harus lembur neh,...&lt;br /&gt;untung tadi ada si lorent (hehehehe) jadi bisa pesan es jeruk madu,..segerrrrrrr&lt;br /&gt;ayo semangatlagi,...biar cepat pulang euyyyy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-3578360436611167142?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/3578360436611167142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=3578360436611167142&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/3578360436611167142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/3578360436611167142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/es-jeruk-madu.html' title='Es Jeruk Madu'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5mthesz6yI/AAAAAAAAALo/hTMZFL51wKk/s72-c/DSC00839.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-8432488593353557350</id><published>2008-01-23T10:29:00.000+07:00</published><updated>2008-01-23T11:51:15.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Picture'/><title type='text'>Padang-Solok-Bukittinggi-Padang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Ini adalah beberapa gambar yang berhasil saya abadikan dengan SE K610i kesayangan, saat menempuh perjalanan Padang-Solok-Bukittinggi-Padang pada tanggal 19-20 Januari yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya beserta istri tercinta berangkat pukul 10.30 WIB, langsung menuju kota Solok, sekitar 60 KM dari kota Padang (1,5 jam perjalanan dengan mobil, 2 jam dg bus, 1 jam dg motor, 10 jam jalan kaki, hehehe). Jam 12.10 WIB nyampai di Solok, kemudian istirahat, cari makanan yang enak, trus shalat Dzuhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarum jam menunjukkan pukul 13.15 WIB, saat kami meninggalkan Solok untuk melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya Bukittinggi dengan diiringi hujan rintik-rintik dan teriakan Bams Samson membawakan "hai Gadis". Tentunya dengan jalur tersebut kami akan melewati Danau Singkarak (salah satu danau terbesar di Sumatera Barat), dan mampir sejenak untuk mengabadikannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a1POsz6tI/AAAAAAAAALA/4iA2wJ2ybZA/s1600-h/DSC00692.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a1POsz6tI/AAAAAAAAALA/4iA2wJ2ybZA/s200/DSC00692.JPG" border="2" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158509696448195282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a2Yesz6uI/AAAAAAAAALI/yfk3rFr1qXk/s1600-h/DSC00693.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a2Yesz6uI/AAAAAAAAALI/yfk3rFr1qXk/s200/DSC00693.JPG" border="2" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158510954873613026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Setelah singgah beberapa saat di Danau Singkarak, kami melanjutkan perjalanan, dan tepat pukul 16.30 WIB kami sampai di Kota Bukittinggi. Kota yang diapit oleh 2 gunung besar (Gunung Merapi dan Gunung Singgalang) dengan perpaduan keindahan alam dan pusat perdagangannya, telah tumbuh menjadi kota dengan PAD terbesar di Sumatera Barat.&lt;/div&gt;&lt;div br=""&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a3XOsz6vI/AAAAAAAAALQ/2SXyA2Ow5Hs/s1600-h/DSC00734.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a3XOsz6vI/AAAAAAAAALQ/2SXyA2Ow5Hs/s200/DSC00734.JPG" border="2" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158512032910404338" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a3kesz6wI/AAAAAAAAALY/hRF4807fGck/s1600-h/DSC00735.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a3kesz6wI/AAAAAAAAALY/hRF4807fGck/s200/DSC00735.JPG" border="2" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158512260543671042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a37usz6xI/AAAAAAAAALg/3rfxOoXh25I/s1600-h/DSC00741.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a37usz6xI/AAAAAAAAALg/3rfxOoXh25I/s200/DSC00741.JPG" border="2" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158512659975629586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt; Memang, bagi wisatawan domestik maupun mancanegara lebih mengenal dan memilih Bukittinggi&lt;br /&gt;sebagai kota tujuan wisatanya dibandingkan kota lain di Sumatera Barat. Seharian di Bukittinggi kami habiskan dengan berjalan bergandengan tangan (&lt;i&gt;ceileee, suit suit&lt;/i&gt;) menyusuri pasar, jam gadang, dan tempat-tempat wisata lainnya (&lt;i&gt;indah betul rasanya&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang keindahan alam ini harus tetap kita jaga, agar kelak anak cucu kita masih bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri betapa indahnya ciptaan Allah S.W.T. Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, kami melanjutkan perjalanan ke Padang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-8432488593353557350?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/8432488593353557350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=8432488593353557350&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8432488593353557350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8432488593353557350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/padang-solok-bukittinggi-padang_23.html' title='Padang-Solok-Bukittinggi-Padang'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R5a1POsz6tI/AAAAAAAAALA/4iA2wJ2ybZA/s72-c/DSC00692.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-69407489758255512</id><published>2008-01-17T11:37:00.000+07:00</published><updated>2008-01-17T11:49:52.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ber-Angin'/><title type='text'>EROTISME DAN FAHAM EKSHIBISIONISTIK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kebanyakan kita, beranggapan bahwa erotisme muncul karena adanya dorongan seksual. Bayangkan, seorang penari latar di TV Indonesia yang disiarkan siang malam, sinetron-sinetron “aneh” yang bergentayangan siang malam, “cewek-cewek” seksi yang lenggak lenggok dimol dengan pakaian “miskin”, semua itu tak terlepas dari unsur-unsur erotisme. Kemudian muncul pertanyaan “kenapa erotisme selalu dihubungkan dengan dorongan seksual?",..nah begini ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya telurusi beberapa nara sumber yang berkepentingan dengan erotisme (&lt;i&gt;termasuk penyuka erotisme yang namanya tidak dapat saya sebutkan disin&lt;/i&gt;i), ternyata erotisme ini berasal dari bahasa yunani tepatnya perlambangan dewa cinta yang biasa mereka panggil eros (&lt;i&gt;bukan eros penggawa Sheila on tujuh ya&lt;/i&gt;) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Eros ini adalah putra dari yang namanya Aphrodite, (&lt;i&gt;klu ga salah dia Dewa juga&lt;/i&gt;) &lt;i&gt;ya iya lah klu anaknya Dewa tentunya bapaknya Dewa tapi tidak berlaku bagi Dewa Indonesia ya&lt;/i&gt;. Jadi....dalam pengertian dewa cinta dizaman yunani kuno itu, terdapat bagian yang penting dari cinta yaitu Libido (&lt;i&gt;Ah yang bener&lt;/i&gt;) dan saking tidak dapat dipisahkannya antara erotisme dan libido ini, orang yunani dan kebanyakan masyarakat dunia cendrung memahami erotisme sebagai suatu dorongan seksual (libido).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kemudian, apa hubungan erotisme dan faham ekshibisionistik? Sebelum kita lihat hubungannya (&lt;i&gt;apakah simbiosis mutualisme atau parasitisme, walah&lt;/i&gt;) kita mesti tahu dulu apa itu faham  ekshibisionistik. Menurut sumber yang dapat dipercaya,  ekshibisionistik itu adalah suatu faham yang tengah terjadi dan menjangkiti masyarakat kita -sebagian- (&lt;i&gt;nah lho&lt;/i&gt;) tepatnya faham yang suka pamer tentunya pamer yang berhubungan dengan erotisme tadi, sebut saja pamer puser, pamer paha, pamer dada, pamer kolor, pamer-pemer lainnya (&lt;i&gt;ga termasuk pamer buku&lt;/i&gt;), para penganut faham ini beranggapan bahwa keindahan adalah sesuatu yang dapat dinikmati secara terbuka dan enak ditonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang jadi masalah, apakah harus pamer puser dikeramaian? Apakah harus pamer kolor di angkot atau bis kota? Atau apakah pamer dada harus ditelevisi? Malah merusak pemandangan apalagi pusernya karatan, kolornya ijo, atau dadanya tidak aseli,..weleh-weleh. Klu menurut saya seh,..klu mau pamer ya dirumah aja, pemerkan ama suami atau isteri tercinta (&lt;i&gt;bagi yang bekeluarga&lt;/i&gt;) bagi yang lajang apalagi jomlo cukuplah hanya kita sendiri yang tahu bentuk puser dan belahan dada. Kasihan sama orang-orang yang tak sepatutnya menyaksikan “itu”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-69407489758255512?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/69407489758255512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=69407489758255512&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/69407489758255512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/69407489758255512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/erotisme-dan-faham-ekshibisionistik.html' title='EROTISME DAN FAHAM EKSHIBISIONISTIK'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-2768177363717056221</id><published>2008-01-15T22:05:00.000+07:00</published><updated>2008-01-15T22:31:40.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Risiko'/><title type='text'>Risiko Strategik Jangan Anggap Remeh</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;span&gt;Muara dari seluruh risiko yang terdapat dalam suatu Bank bersumber pada strategi yang diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi kalangan perbankan Indonesia pada umumnya, risiko strategik tidak mendapatkan tempat yang istimewa jika dibandingkan dengan risiko kredit, risiko pasar ataupun risiko operasional. Namun risiko strategik ini jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan kerugian yang signifikan bagi Bank. Hal ini pernah terjadi pada Midland Bank ditahun 1981 silam. Bank yang berpusat di Inggris raya ini harus menelan kerugian sekitar U$ 1,7 Miliar setelah mengakuisisi Crocker Bank yang nota bene berbeda konsentrasi usahanya. Bukan tidak mungkin kasus Midland Bank terjadi pada perbankan Indonesia. Bank yang &lt;i&gt;high regulated&lt;/i&gt;, tidak bisa menggap enteng risiko strategik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Risiko Strategik dapat didefinisikan sebagai potensi kerugian bank baik karena menurunnya pendapatan atau meningkatnya kebutuhan modal yang disebabkan oleh adanya penyimpangan atas keputusan/kebijakan bisnis, implementasi yang tidak sesuai dengan kebijakan atau karena kurang tanggapnya Bank terhadap perubahan kondisi eksternal. Risiko strategik berhubungan dengan keputusan-keputusan bisnis jangka panjang seperti Bisnis mana yang akan dikembangkan, bisnis mana yang menjadi prioritas utama, bisnis mana yang akan diakuisisi atau bahkan bisnis mana yang akan ditutup atau dijual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan tercapainya tujuan atas strategi yang telah dicanangkan dibutuhkan strategi bisnis yang tepat, kebutuhan sumber daya untuk pencapaian strategi, kualitas implementasi, keterpaduan saluran komunikasi, sistem operasi, jaringan distribusi dan kapasitas serta kemampuan manajerial. Oleh karena itu sebelum risiko strategik menjadi populer seiring populernya merger atau akuisisi Bank, jangan anggap remeh Risiko Strategik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-2768177363717056221?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/2768177363717056221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=2768177363717056221&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/2768177363717056221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/2768177363717056221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/risiko-strategik-jangan-anggap-remeh.html' title='Risiko Strategik Jangan Anggap Remeh'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-8964127889781606140</id><published>2008-01-09T09:43:00.000+07:00</published><updated>2008-01-09T10:45:43.442+07:00</updated><title type='text'>REFORMASI ATAU REPOTMASIH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R4Q1TXG7ivI/AAAAAAAAAJQ/Pa4Ix7tERNs/s1600-h/bendera.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R4Q1TXG7ivI/AAAAAAAAAJQ/Pa4Ix7tERNs/s200/bendera.jpg" border="3" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153302480355560178"/&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Reformasi, terlepas dari makna dan artinya, bukan barang baru dibumi pertiwi ini. Semenjak dicetuskannya reformasi, kata “reformasi” ini menjadi trend diseluruh penjuru Indonesia, mulai dari Presiden, mentri, anggota Dewan, pejabat, konglomerat bahkan konglomelarat, sopir angkot, tukang becak, pemulung, dan anak-anak balitapun (itu terbukti pada ponakan saya) bisa menyebutkan kata “reformasi” dengan mudahnya.&lt;br /&gt;Tapi apa itu reformasi? Secara harfiahnya reformasi terdiri dari 2 suku kata yaitu “Repot” dan “Masih” maknanya ya “masih repot” (asalan) dan yang direpotkan masih tetap rakyat kecil atau istilah gaulnya Wong Cilik (istilah ini diberikan oleh Wong Licik). Contohnya: dijaman reformasi ini sering kita mendengar saudara sebangsa kita yang tidak mampu makan nasi lagi disebut “Repot Nasi”, diera reformasi ini saudara-saudara kita susah mendapatkan minyak tanah untuk keperluan sehari-hari disebut “Repot Minyak” (berbeda dengan depot minyak), diera reformasi ini sering kita mendengar tawuran antar kampung, tawuran antar pelajar, tawuran antar kesatuan, tawuran antar partai, tawuran antar preman, dan tawuran-tawuran lainnya, yang menggambarkan tipisnya rasa persaudaraan karena rusaknya hati disebut “repot hati”, dan masih banyak repot-repot lainnya yang bisa kita temukan, sebut saja “repot moral” (kebrobokan moral), “repot kerja” (tingkat pengangguran yang tinggi), “repot  usaha” (sektor ril yang terabaikan), “repot sekolah” (fasilitas, biaya yang tinggi, anak2 jalanan), “repot subsidi” (perlahan-lahan subsidi dicabut), yang menggambarkan masih repotnya reformasi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R4Q62nG7iwI/AAAAAAAAAJY/S3zk5u1l6Uk/s1600-h/art4722_1.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R4Q62nG7iwI/AAAAAAAAAJY/S3zk5u1l6Uk/s200/art4722_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153308583504087810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Walah,....masih repot,..coba tanyain deh apa kata pemulung, tukang becak, pengamen, dan saudara-saudara kita yang kurang beruntung dari kaca mata finansial tentang reformasi, (kemudian pada suatu hari seorang pemulung ditanyakan pendapatnya tentang reformasi, dengan lugas dia bertutur bahwa “kalau kita mah ga perlu reformasi-reformasian deh pak, yang penting kita bisa makan, minum, dan tidur dengan nyaman itu mah udah cukup, mau reformasi kek mau demokrasi kek mau orde baru seterah deh”).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-8964127889781606140?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/8964127889781606140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=8964127889781606140&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8964127889781606140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/8964127889781606140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/reformasi-atau-repotmasih.html' title='REFORMASI ATAU REPOTMASIH'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R4Q1TXG7ivI/AAAAAAAAAJQ/Pa4Ix7tERNs/s72-c/bendera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-412061569026782809</id><published>2008-01-09T09:18:00.000+07:00</published><updated>2008-01-09T10:54:39.694+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>Mari Nge-Blog</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;"Ketika alasan direvolusi dengan melakukan sesuatu efisien, segala sesuatu lebih mudah. Apalagi, ah apalagi ‘hanya’ menulis, ngeblog. Kalau, harus tersedia waktu khusus, tempat khusus, suasana bathin khusus, jam-jam khusus, …. preeeet. Alasan gombal saja. Sebaiknya, kalau ada waktu, ada kesempatan, lakukan. Kalau sibuk bekerja, cari uang, jangan menulis, jangan ngeblog, itu goblog namanya. Yang utama dan penting, menulis dan ngeblog penambah gairah kehidupan. Jangan sampai membeban" (http://webersis.com/2008/01/07/go-blog-efisiensi-waktu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pagi ini, sengaja ber-blog walking-ria, berkunjung dari satu blog ke blog lainnya,...tiba-tiba saya nyasar ke blog-nya mas Ersis Warmansyah Abbas di http://webersis.com...kemudian mulai membaca satu persatu artikel yang beliau tulis,.... gubbrraakkk,...saya "tertampar" dengan artikel yang beliau sampaikan "go-blog-efisiensi-waktu". Seperti kutipan kalimat diatas. Menulis apapun itu yang akan ditulis,...keluarkan saja, jangan ditunggu hari khusus, waktu khusus, suasana khusus, makanan khusus, fasilitas khusus,..dan khusus-khusus lainnya,biarkan mengalir seperti menghela nafas. Hal ini akan coba saya wujudkan, apapun itu, dimanapun itu, situasi bagaimanapun, mari ngeblog biar ga dibilang Goblog, hehehe terimaksih buat mas Ersis Warmansyah Abbas atas ilmu yang bermanfaatnya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-412061569026782809?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://webersis.com' title='Mari Nge-Blog'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/412061569026782809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=412061569026782809&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/412061569026782809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/412061569026782809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2008/01/mari-nge-blog.html' title='Mari Nge-Blog'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-1414383087423485303</id><published>2007-12-30T18:07:00.000+07:00</published><updated>2008-01-07T13:30:21.329+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>Akhirnya Berlalu.................</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;Terompet tahun baru akan segera berkumandang, tak terasa tahun 2007 ini akan segera berlalu dengan begitu saja. Apakah yang telah saya lakukan pada tahun 2007 ini? Berapa banyak waktu yang telah saya manfaatkan secara efisien dan efektiv? Berapa banyak target yang telah tercapai? Berapa banyak kebaikan dan kemaslahatan yang mampu terukir? Berapa banyak sifat jelek yang mampu terkikis? Sepertinya tahun 2007 ini hanya singgah dan berlalu begitu saja. Astaghfirullah.........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Disadari atau tidak disadari, waktu akan terus bergelinding, walau dimata saya perubahannya terlihat pelan, bergerak dalam hitungan detik, tapi ternyata satu tahun pun akan terlewati. Masih segar dalam ingatan saya saat penutupan tahun 2006 lalu, begitu banyak harapan dan keinginan yang ingin diwujudkan ditahun ini, tapi hanya sebahagian kecil yang mampu dicapai (lumayanlah, beberapa target utama mampu dicapai).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Untuk itu, ditahun 2008 nanti telah menunggu target-target baru (yang menantang dan “menggairahkan”) yang akan dicapai dan target lama yang perlu direvisi (terlalu banyak target, akhirnya jadi target yang muluk2), dan diawali dengan doa yang diajarkan Rasulullah SAW setiap kali menyambut bulan baru ''Ya Allah, semoga Engkau mendatangkan bulan ini kepada kami dengan membawa berkah dan keteguhan iman, keselamatan dan keislaman'' (HR Tirmidzi) tinggalkan keburukan, kegagalan, ketidak efektivan dan kelalaian pada tahun 2006, songsong perubahan positif di tahun baru 2008 ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Berpijak dari nasehat Ibnu Umar - pergunakan waktu sehat sebelum sakit datang dan pergunakan kesempatan hidup sebelum ajal menjemput, tinggalkan hari kemarin yang usang, dan tutup rapat hari esok yang samar - untuk menjadikan hari esok lebih baik tak perlu ditunda, tidak perlu ditunggu hingga usia senja, mulailah detik ini juga! Ayo semangat....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;Diluar sana,..............&lt;br /&gt;(Trus mana target 2008-nya? kok ga diposting?)&lt;br /&gt;Maaf ya, targetnya ga diposting, karena ga lulus Badan Sensor Nasional......hehehe&lt;br /&gt;(yeeee,.....trus gmna dunk,...ga fair)&lt;br /&gt;Meneketehe,....tanyain gih......&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span&gt;Fortis Imaginatio&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-1414383087423485303?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/1414383087423485303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=1414383087423485303&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/1414383087423485303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/1414383087423485303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2007/12/akhirnya-berlalu.html' title='Akhirnya Berlalu.................'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-2920155564055432264</id><published>2007-12-27T13:19:00.000+07:00</published><updated>2007-12-27T15:55:31.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>Kasihmu,...Ibu</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Ribuan kilo jalan yang kau tempuh&lt;br /&gt;Lewati rintang untuk aku anakmu&lt;br /&gt;Ibuku sayang masih terus berjalan&lt;br /&gt;Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah&lt;br /&gt;Seperti udara kasih yang engkau berikan&lt;br /&gt;Tak mampu ku membalas . . . . . . . . . . . .&lt;br /&gt;Ibu . . . . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . . . . .&lt;br /&gt;Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu&lt;br /&gt;Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu&lt;br /&gt;Lalu do'a-do'a baluri sekujur tubuhku&lt;br /&gt;Dengan apa membalas . . . . . . . . . . . . . . .&lt;br /&gt;Ibu . . . . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . . . . .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari penggalan lagu yang dinyanyikan oleh Iwan Fals, terbersit sebuah makna tentang luhurnya kasih seorang ibu. Terlepas dari 79 tahun lamanya tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai hari Ibu, penghormatan kita terhadap sosok seorang ibu tak terbayarkan hanya dengan 1 hari memperingatinya dengan “meliburkan”, “memberi hadiah”, “menelpon” atau mengajak ibu kita jalan2 keluar negeri.&lt;br /&gt;Ibu dengan tetesan darahnya untuk menghadirkan kita kepermukaan bumi ini, ibu dengan segenap pengorbanan waktunya “membuka mata” kita akan warna-warni dunia ini, dan ibu dengan seluruh kasih sayangnya yang ga mampu kita uraikan satu persatu itu, selayaknya kita hormati, kita sayangi, kita kasihi setiap waktu, bahkan itupun belum cukup untuk melunasi hutang-hutang kita kepada ibu tercinta.&lt;br /&gt;Apalah artinya jika dengan memperingati hari ibu, penghargaan kita akan kasih sayang ibu selama ini tergantikan hanya dengan 1 hari saja. Apalah artinya, hanya saat hari ibu ini kita peduli pada ibu kita, apalah artinya hadiah untuk ibu hanya pada saat hari ibu dan penghargaan-penghargaan lainnya untuk ibu yang menyayangi kita sepanjang hidupnya, hanya pada hari ibu saja.&lt;br /&gt;“Ibu,....ibu engkaulah ratu hatiku,...saat akau bersedih,..engkau hiburkan selalu,.........”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Fortis Imaginatio&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-2920155564055432264?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/2920155564055432264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=2920155564055432264&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/2920155564055432264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/2920155564055432264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2007/12/kasihmuibu.html' title='Kasihmu,...Ibu'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-2838504672267359370</id><published>2007-12-19T15:57:00.000+07:00</published><updated>2007-12-19T16:08:07.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>Suami-Suami Takut Istri</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2jdanG7imI/AAAAAAAAAG0/em09kYSK1bw/s1600-h/DSC00685.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2jdanG7imI/AAAAAAAAAG0/em09kYSK1bw/s320/DSC00685.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145606023515179618" /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;“Takut.. takut.. takut… Sama istri sendiri kok malah takuuuutttt… Ciut.. ciut… ciut… Sama istri sendiri nyalinya ciuuuuuttttt…“ merupakan penggalan lirik lagu komedi situasi Suami-Suami Takut Istri yang ditayangkan oleh Trans TV senin sampai dengan Jum'at pukul 18.00 WIB. Sitkom garapan rumah produksi Multivision Plus dan disutradarai Sofyan De Surza ini menceritakan suami-suami yang tinggal di suatu area perumahan yang memiliki “kesamaan nasib” yaitu kehidupan yang “didominasi” oleh istri-istri mereka. Kondisi ini yang secara tidak langsung menumbuhkan rasa senasib sepenanggungan, sehingga mereka membentuk suatu “aliansi” tidak resmi yaitu suami-suami yang takut istri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2jeLXG7inI/AAAAAAAAAG8/AH8CLOCYGaw/s1600-h/DSC00682.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2jeLXG7inI/AAAAAAAAAG8/AH8CLOCYGaw/s200/DSC00682.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145606861033802354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Tokoh-tokoh yang ditampilkan dalam sitkom ini cukup menarik, lihat saja  Faisal (Ramdan Setia)-keluarga minang- penulis novel fiksi yang terus menerus “diatur” oleh sang istri, Deswita (Melvy Noviza), sehingga tak bisa leluasa mengendalikan keuangan, gambaran keluarga yang penuh “perhitungan” terutama yang berhubungan dengan uang alias pelit. Atau si Tigor (Yanda Djaitov)-sang preman bertubuh kekar- yang begitu “takluk” pada kelembutan Welas (Asri Pramawati), yang berperawakan mungil, dan beraksen Jawa. Demikian juga Karyo (Irvan Penyok), suami dari Sheila (Putty Noor) si mantan artis ini, harus bertekuk lutut pada sang istri saat ketahuan lagi “ngecengin“  Pretty (Desi Novitasarisi) janda cantik nan seksi yang jadi rebutan dikomplek. Hal ini juga terjadi pada Pak RT Sarmili (Otis Pamutih) yang memiliki istri super sadis dan sangat dominan di rumah tangga dan dilingkungan kompleksnya. Bu RT Sarmila (Aty Fathiyah) tak segan-segan memberikan hukuman pada suaminya yang dinilai telah masuk kategori KDRT (kekerasan dalam rumah tangga).&lt;br /&gt;Diantara tokoh-tokoh tersebut ada dua tokoh yang cukup berbeda “nasibnya”, yaitu Mang Dadang (Epy Kusnandar) dan Garry (Ady Irwandi). Disini dikisahkan bahwa Mang Dadang yang sehari-harinya menjadi Satpam Kompleks, begitu suksesnya “menggarap” 3 orang istri yang slalu damai mendampingi. Begitu juga Garry, pemuda lajang, tampan yang begitu pemalu dengan yang namanya wanita.&lt;br /&gt;Cerita-cerita yang ditampilkan sitkom ini mungkin saja terjadi pada kehidupan sehari-hari. Didunia nyata mungkin ada kita temukan “faisal”, “Tigor”, “karyo” ataupun “Pak RT” atau malah “Mang Dadang”. Bagi yang merasa jangan tersinggung lantas langsung mematikan TV atau tukar channel atau bahkan membanting TV, tapi hikmah dibalik cerita ini adalah bagaimana membuat kita selalu tersenyum setelah lelah bekerja seharian. So, Don't Worry be Happy.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortis Imaginatio&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-2838504672267359370?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/2838504672267359370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=2838504672267359370&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/2838504672267359370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/2838504672267359370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2007/12/takut.html' title='Suami-Suami Takut Istri'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2jdanG7imI/AAAAAAAAAG0/em09kYSK1bw/s72-c/DSC00685.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-699520934878072132</id><published>2007-12-17T15:12:00.000+07:00</published><updated>2007-12-28T10:02:49.480+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Picture'/><title type='text'>Padang Beach</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2YxI3G7iaI/AAAAAAAAAFE/3hWcC3qjd5U/s1600-h/DSC00364.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2YxI3G7iaI/AAAAAAAAAFE/3hWcC3qjd5U/s200/DSC00364.JPG" border="10" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5144853652619102626" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2YwxHG7iZI/AAAAAAAAAE8/bIHoy3Y7XFc/s1600-h/DSC00426.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2YwxHG7iZI/AAAAAAAAAE8/bIHoy3Y7XFc/s200/DSC00426.JPG" border="10" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5144853244597209490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2Ywa3G7iYI/AAAAAAAAAE0/-b0M4_ExTK8/s1600-h/DSC00430.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2Ywa3G7iYI/AAAAAAAAAE0/-b0M4_ExTK8/s200/DSC00430.JPG" border="10" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5144852862345120130" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;Kemarin sore, sepulang ngantor, saya lewat pantai Padang....&lt;br /&gt;ga sengaja dapat view yg bagus,...sunset,..terpaksa deh mampir buat diabadikan (terpaksa?.....siapa yg maksa)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Fortis Imaginatio&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-699520934878072132?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/699520934878072132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=699520934878072132&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/699520934878072132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/699520934878072132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2007/12/padang-beach.html' title='Padang Beach'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_W95s4hGeSmo/R2YxI3G7iaI/AAAAAAAAAFE/3hWcC3qjd5U/s72-c/DSC00364.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-3336771561529537653</id><published>2007-12-13T09:37:00.000+07:00</published><updated>2007-12-13T16:14:17.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Risiko'/><title type='text'>Risiko-Risiko Perbankan</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;The person who risks nothing does nothing, has nothing, is nothing! He may avoid suffering and sorrow, but he can’t learn, fell, change, grow, or love. Chained by his attitude, he is a slave. Only person who take risks is free.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko dan bank adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya, tanpa adanya keberanian untuk mengambil risiko maka tidak akan pernah ada bank, dalam artian bahwa bank muncul karena keberanian untuk berisiko dan bahkan bank mampu bertahan karena berani mengambil risiko. Namun jika risiko tersebut tidak dikelola dengan baik, bank dapat mengalami kegagalan bahkan pada akhirnya mengalami kebangkrutan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko, khususnya di dalam konteks bisnis (red Bank dan lembaga keuangan), tidaklah selalu mewakili sesuatu hal yang buruk. Kenyataannya Risiko bisa mengandung di dalamnya suatu peluang yang sangat besar bagi mereka yang mampu mengelolanya dengan baik. Hal itu mungkin yang melatarbelakangi mengapa kalimat “Saya akan ambil Risiko tersebut,” dalam bahasa Inggris lebih banyak dinyatakan dengan,&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; I will take that chance&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Secara sederhana J.P Morgan mengartikan risiko sebagai suatu ketidak pastian dari Net Return yang terjadi, atau secara komprehensif risiko merupakan suatu potensi terjadinya peristiwa (event) yang dapat memberikan pengaruh negatif terhadap nilai suatu portofolio aset yang dapat diukur dengan probabilitas tertentu dalam rentang waktu yang diketahui.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari pengertian diatas dapat diartikan bahwa gampangnya risiko hari ini bisa diterjemahkan sebagai potensi kerugian esok hari, akan tetapi malangnya, risiko tidaklah bisa diukur seperti menghitung pendapatan dan biaya yang harus dikeluarkan bank karena risiko tidaklah bersifat “tangible”. Pengukuran risiko lebih merupakan hal yang konseptual dan merupakan tantangan dalam menerapkan praktik perbankan berbasis risiko. Jadi untuk menilai risiko yang “intangible”, mendefinisikannya dengan benar merupakan suatu keharusan yang tidak dapat ditawar-tawar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Risiko-Risiko Bank.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bank Indonesia melalui PBI 5/8/2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, menjelaskan defenisi risiko-risiko yang harus dihadapi Bank dalam aktivitas bisnisnya, walaupun mengadopsi Basel II namun terdapat perbedaan mengenai definisi tersebut. Adapun jenis risiko yang wajib dikelola bank adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;1.Risiko Kredit&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko kredit diartikan sebagai Risiko yang timbul sebagai akibat kegagalan counterparty memenuhi kewajibannya (PBI) atau Risiko kerugian yang berhubungan dengan kemungkinan bahwa suatu Counterparty akan gagal untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya ketika jatuh tempo (Basel II). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;2.Risiko Pasar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko yang muncul yang disebabkan oleh adanya pergerakan variabel pasar (adverse movement) dari portofolio yang dimiliki oleh Bank, yang dapat merugikan bank. Variabel pasar dalam hal ini adalah suku bunga dan nilai tukar serta termasuk perubahan harga option. Risiko pasar antara lain terdapat pada aktivitas fungsional Bank seperti kegiatan tresuri dan investasi dalam bentuk surat berharga dan pasar uang maupun penyertaan pada lembaga keuangan lainnya, penyediaan dana, dan kegiatan pendanaan dan penerbitan surat utang, serta kegiatan pembiayaan perdagangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3.Risiko Operasional&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko yang antara lain disebabkan oleh adanya ketidakcukupan dan atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya problem eksternal yang mempengaruhi operasional Bank. Risiko operasional melekat pada setiap aktivitas fungsional Bank, seperti kegiatan perkreditan, treasury dan investasi, operasional dan jasa, pembiayaan perdagangan, pendanaan dan instrumen utang, teknologi sistem informasi dan sistem informasi manajemen dan pengelolaan sumber daya manusia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;4.Risiko Likuiditas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko yang antara lain disebabkan karena bank tidak mampu memenuhi kewajiban yang telah jatuh waktu. Risiko likuiditas dikategorikan menjadi:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;a.Risiko Likuiditas Pasar, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak mampu melakukan Offsetting posisi tertentu dengan harga pasar karena kondisi likuiditas pasar yang tidak memadai atau gangguan pasar (market disruption)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;b.Risiko likuiditas pendanaan, yaitu risiko yang timbul karena bank tidak mampu mencairkan asetnya atau memperoleh pendanaan dari sumber dana lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;5.Risiko Hukum&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek yuridis antara lain disebabkan oleh adanya tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan pengikatan agunan yang tidak sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;6.Risiko Reputasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko yang antara lain disebabkan oleh adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha bank atau persepsi negatif terhadap bank.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;7.Risiko Strategik.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko yang antara lain disebabkan adanya penetapan dan pelaksanaan strategi bank yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat atau kurang responsifnya bank terhadap perubahan eksternal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;8.Risiko Kepatuhan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Risiko yang disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku. Didalam prakteknya risiko kepatuhan melekat pada risiko bank yang terkait dengan peraturan perundang-undangan seperti risiko kredit terkait dengan ketentuan KPMM, KAP, PPAP, BMPK. Risiko Pasar terkait dengan Posisi Devisa Neto (PDN), risiko strategik terkait dengan ketentuan rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT) Bank dan risiko lainnya yang terkai dengan ketentuan tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mencermati jenis-jenis risiko dan akibat yang ditimbulkannya bagi Bank, menuntut paradigma baru bagi Bank tentang risiko perbankan. Jika dulu kita hanya mengenal risiko kredit sekarang tidak cukup hanya dengan risiko kredit saja. Jika dulu pemantauan risiko hanyalah merupakan fungsi auditor, sekarang merupakan tanggung jawab Direksi. Jika dulu risiko hanya sebagai suatu faktor negatif yang harus dikontrol, sekarang risiko diterjemahkan sebagai suatu opportunity bagi bank. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bercermin dari petikan perkataan Alan Greenspan : “...&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;We should not forget that basic economic function of these regulated entities (banks) is to take risk. If  we minimize risk taking in order to reduce failure rates to zero, we will, by defenition, have eliminated the purpose of banking system&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;”. Pengelolaan risiko Bank bukan berarti menghilangkan risiko sampai menjadi nihil, tetapi lebih ditekankan kepada bagaimana mengukur, memonitor, mengelola dan mangembil keuntungan dan mengamankan bank dari risiko-risiko tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;Fortis Imaginatio&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-3336771561529537653?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/3336771561529537653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=3336771561529537653&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/3336771561529537653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/3336771561529537653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2007/12/risiko-risiko-perbankan.html' title='Risiko-Risiko Perbankan'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-7212973888661308440</id><published>2007-12-12T16:15:00.001+07:00</published><updated>2007-12-14T08:29:44.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alam Takambang Jadi Guru'/><title type='text'>Anugrah Dari Setiap Kegagalan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Setiap orang ada kalanya pernah mengalami kegagalan, apakah seorang mahasiswa, pegawai, pebisnis, ibu rumah tangga, dsb, baik yang berupa kegagalan yang biasa-biasa saja sampai dengan kegagalan yang terparah. Kita sering dihantui dengan Kata "KEGAGALAN", tapi taukah anda orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang menemukan banyak KEGAGALAN dalam perjalanan hidupnya, dan tidak henti-hentinya untuk berusaha dan terus berusaha. So, mengapa kita harus takut dengan apa yang dinamakan "KEGAGALAN"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah telah membuktikan hal ini. Henry Ford pernah gagal dalam bisnis dan bangkrut sebanyak 5 kali. Begitu juga Napaleon Hill pernah mengalami 7 kali kegagalan besar di sepanjang hidupnya sebelum menulis buku “Think and Grow Rich”-Berfikir dan Menjadi Kaya. Atau seorang Walt Disney pernah dipecat oleh seorang direktur surat kabar karena kekurangan ide. Bahkan Winston Churchill pernah tidak naik kelas enam dan Seorang Thomas Alfa Edison dalam percobaannya menemukan bola lampu juga mengalami ribuan kali kegagalan, dan akhirnya sukses. Harland Sanders sudah ratusan kali menu masakannya di tolak, dan pada usia yang ke 66 baru berhasil mendirikan restoran ayam Kentucky, yang saat ini sudah terdapat lebih dari 10.000 outlet diseluruh dunia. Dan masih banyak lagi kisah-kisah orang-orang yang sukses di dunia ini, bahkan diantara mereka ada yang menjadi Tokoh Besar dalam sepanjang sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang dapat kita ambil maknanya dari catatan tersebut adalah bahwa Mereka tidak takut akan "KEGAGALAN" tapi mereka menyikapi KEGAGALAN dengan sikap positif. Seperti apa yang disampaikan oleh:&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Thomas J.Waston&lt;/span&gt;, Presiden direktur terlama IBM, ”Kiat meraih sukses adalag dengan menggandakan kapasitas menghadapi kegagalan”.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Albert Einstein&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;“Saya berpikir dan berpikir selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun ternyata 99 kali mengalami kegagalan.Tetapi pada kesempatan yang ke 100, saya betul”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Hishamuddi Rais&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;“Keharuman kesuksesan menjadi kurang bermakna tanpa kegagalan”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;R.F Kennedy&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;“Hanya mereka yang berani gagal total yang mempunyai harapan untuk sukses dengan hebat”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Charles Swindoll&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;“Seseorang yang sukses bukanlah mereka yang mudah mundur dan takut gagal,juga bukan orang yang tidak pernah gagal,tetatpi mereka adalah orang yang terus gigih meskipun gagal”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Oliver Goldsmith&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;"Kehebatan kita bukannya karena tidak pernah jatuh,tetapi mampu bangkit kembali setiap kali kita jatuh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak ungkapan-ungkapan mereka yang begitu positif menanggapi sebuah kegagalan. intinya mereka tidak pernah takut akan KEGAGALAN tapi mereka begitu positif menanggapi KEGAGALAN.&lt;br /&gt;KEGAGALAN bukanlah suatu kehancuran, justru kegagalan adalah investasi terbesar dalam meraih kesuksesan. Bersyukurlah orang yang mengalami banyak "KEGAGALAN", karena dibalik "KEGAGALAN" ada suatu anugerah yang sangat besar yaitu Hikmah dan Pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah bagi orang-orang yang mendapat hikmah dan anugerah dari setiap kegagalan…&lt;br /&gt;(Sumber :http://filanizikri.multiply.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Fortis Imaginatio&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-7212973888661308440?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/7212973888661308440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=7212973888661308440&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/7212973888661308440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/7212973888661308440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2007/12/anugrah-dari-setiap-kegagalan.html' title='Anugrah Dari Setiap Kegagalan'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2035178532118775439.post-862925700770999894</id><published>2007-12-12T14:59:00.000+07:00</published><updated>2007-12-14T08:40:16.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips dan Info'/><title type='text'>Strategi Membaca Buku Teks</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;SQRW adalah suatu strategi 4 langkah untuk membaca dan mengambil catatan dari bab dalam suatu buku teks. Penggunaan SQRW akan membantu kamu untuk memahami apa yang kamu baca dan untuk menyiapkan suatu catatan tertulis dari apa yang kamu pelajari. Catatan tertulis akan sangat berharga ketika kamu berada dalam suatu diskusi dan saat kamu belajar untuk menghadapi suatu ujian. SQRW meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Survei (Survey)&lt;br /&gt;Dengan survey akan membawa pikiran kamu untuk mengingat kembali apa yang telah kamu pahami tentang topik suatu bab dan mempersiapkan diri untuk lebih mempelajarinya. Mensurvei suatu bab, yaitu dengan: membaca judulnya, Pendahuluan, dan ringkasan atau kesimpulan. Juga membaca semua petunjuk visual seperti gambar, tabel, peta, dan/atau grafik dan membaca penjelsannya masing-masing. Dengan mensurvei suatu bab, kamu akan dengan cepat belajar apa yang dibahas dalam bab tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pertanyaan (Question).&lt;br /&gt;Mempersiapkan pertanyaan yang muncul dari pikiranmu atas apa yang anda baca. Pertanyaan akan memberimu suatu tujuan untuk membaca dan membantumu memusatkan konsentrasi atas sesuatu yang anda baca. Format Pertanyaan dapat dilakukan dengan mengubah judul bab masing-masing ke dalam suatu pertanyaan. Gunakan kata-kata Apa?, kapan?, dimana?, mengapa?, atau bagaimana?. Jika suatu judul dinyatakan sebagai pertanyaan, gunakan pertanyaan itu. Ketika suatu judul berisi gagasan lebih dari satu, format suatu pertanyaan untuk masing-masing gagasan. Catatan: Jangan membentuk pertanyaan untuk Pengenalan, Ringkasan, atau Kesimpulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Baca (Read).&lt;br /&gt;Bacalah setiap Informasi dalam setiap judul untuk masing-masing pertanyaan yang kamu bentuk. Kamu boleh memutuskan untuk merubah suatu pertanyaan yang akan dijawab. Tetaplah fokus dan fleksibel, maka kamu dapat mengumpulkan sebanyak mungkin informasi dari setiap pertanyaan yang telah kamu bentuk sebelumnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tulis.&lt;br /&gt;Tulis pertanyaan beserta jawabannya didalam buku catatan mu. Kemudian dibaca kembali Pastikan semua jawaban pertanyaan dapat dibaca dan berisi semua informasi yang penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba, dan mudah-mudahan berguna agar waktu yang kamu gunakan dalam membaca sesuatu lebih efisien dan efektif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2035178532118775439-862925700770999894?l=volatilitas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://volatilitas.blogspot.com/feeds/862925700770999894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2035178532118775439&amp;postID=862925700770999894&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/862925700770999894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2035178532118775439/posts/default/862925700770999894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://volatilitas.blogspot.com/2007/12/strategi-membaca-buku-teks.html' title='Strategi Membaca Buku Teks'/><author><name>Avartara</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04338711958130651932</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp1.blogger.com/_W95s4hGeSmo/R1-YEXf_GQI/AAAAAAAAABA/yYar4OTADMU/S220/DSC00200.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
